70+ Cara Mengoptimalkan Kinerja Windows XP

Ada bermacam cara untuk “mengoptimalkan kinerja windows xp”. Diantaranya adalah menggunakan aplikasi atau software untuk “Tune Up” dan “Tweaking” Windows XP, cara yang lain ialah dengan menonaktivkan/mematikan “services” yang tidak diperlukan ketika windows xp bekerja.
Dengan mematikan “Services” juga dapat menghemat pemakaian memori (Ram), hal ini akan cukup membantu kinerja komputer anda jika memiliki “Resources Memory” terbatas.
Untuk melihat Services yg aktiv di windows xp dapat dilakukan dengan cara:

>> Klik Start Menu > Run > ketik: msconfig > OK/Enter

Kemudian pilih tab “Services”.
Service dengan Status “Running” menandakan service tersebut aktiv. Anda dapat memilih services mana saja yang dapat dimatikan jika memang tidak diperlukan dengan cara menghilangkan tanda “centang” kemudian “Apply”, “Close” dan “Restart” komputer untuk mengaktivkan perubahan.


Berikut ini daftar lengkap “Services” yang berjalan di Windows XP serta fungsi dari “Services” tersebut, dengan demikian anda dapat memilih “Services” mana saja yang diperlukan dan tidak diperlukan.


  1. Alerter

    Memberitahu user dan komputer jika ada alert. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah program yang menggunakan
    alert tidak akan menerima mereka. Service ini sebaiknya dimatikan.

  2. Application Layer Gateway

    Memberikan support untuk plug-in protokol aplikasi dan meng-enable konektivitas jaringan/protokol. Service ini boleh saja dimatikan. Dampaknya adalah program seperti MSN Messenger dan Windows Messenger tidak akan berfungsi.
    Service ini sebaiknya dijalankan, tetapi hanya jika menggunakan firewall Windows atau firewall lain. Jika tidak bisa
    membuat lubang keamanan yang serius.

  3. Application Management


    Memproses instalasi, penghapusan, dan enumerasi untuk Active Directory IntelliMirror group policy program. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah user tidak akan bisa
    menginstalasi, menghapus, mengenumerasi program IntelliMirror.
    Service ini sebaiknya dimatikan.

  4. Automatic Update


    Melakukan download dan instalasi
    update Windows. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah operating system tidak bisa otomatis menginstalasi update, tetapi masih bisa di-update secara manual pada situs Web Windows Update. Service ini sebaiknya dijalankan karena Automatic Update menjaga komputer Anda tetap up-to-date. Jika Anda mematikan service ini, lalukan update secara manual.

  5. Background Intelligent Transfer


    Transfer data antara client dan server secara background. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya, fitur seperti Windows Update tidak bisa berfungsi dengan baik. Service ini sebaiknya dimatikan, tetapi jalankan service jika Anda menggunakan Automatic Update.

  6. ClipBook


    Meng-enable ClipBook Viewer untuk menyimpan informasi dan membaginya dengan remote komputer. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah ClipBook Viewer tidak akan bisa berbagi informasi dengan remote komputer. Service ini sebaiknya dimatikan.

  7. COM+ Event System/System
    Application


    Memungkinkan pengaturan Component Service dengan mendistribusikan event secara otomatis ke komponen COM yang berhubungan. Service ini jangan dimatikan karena System Event Notification nanti akan berhenti bekerja, sehingga notifikasi logon dan logoff
    tidak ada. Aplikasi lain, seperti service Volume Snapshot, tidak akan bekerja dengan baik. Service ini sebaiknya dijalankan.

  8. Computer Browser


    Mengelola dan memperbarui daftar komputer pada jaringan Anda,dan memberikan daftar tersebut ke program yang memintanya. Service Computer Browser digunakan oleh komputer Windows yang perlu melihat domain dan resource jaringan. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah komputer Anda tidak akan bisa melihat komputer lain pada jaringan. Service ini sebaiknya dinyalakan jika Anda perlu berbagi file dengan komputer lain.

  9. Cryptographic Services


    Menyediakan tiga service: Catalog
    Database Service yang mengonfirmasikan
    signature file; Protected Root
    Service yang menambah dan menghapus
    sertifikat Trusted Root Certification
    Authority dari komputer yang
    bersangkutan; dan Key Service yang
    membantu komputer dalam meregister
    sertifikat.
    Service ini jangan dimatikan karena
    service yang berhubungan tidak akan
    bekerja dengan baik. Service ini sebaiknya
    dijalankan karena dibutuhkan jika
    Anda menggunakan Automatic Update;
    di samping itu juga digunakan oleh service
    Windows yang lain, seperti Task
    Manager.

  10. DHCP Client


    Memungkinkan sistem mendapatkan
    alamat IP, WINS Server, routing, dan
    seterusnya secara otomatis; dibutuhkan
    untuk meng-update record pada Dynamic
    DNS. Service ini boleh saja dimatikan.
    Dampaknya adalah sistem tidak akan
    bisa mendapatkan alamat IP, WINS
    Server dan seterusnya dari DHCP Server
    sehingga harus menggunakan alamat
    statis. Service ini sebaiknya dijalankan,
    tetapi Anda boleh mematikannya jika
    tidak menggunakan DHCP.

  11. Distributed Link Tracking Client


    Memastikan link shortcut dan OLE
    tetap bekerja setelah file target
    namanya diganti atau dipindahkan
    dengan mengelola link pada sistem file.
    Service ini boleh dimatikan. Dampaknya
    adalah link tracking tidak akan
    tersedia. User pada komputer lain tidak
    akan bisa memantau link pada komputer
    yang bersangkutan. Service ini
    sebaiknya dimatikan.

  12. Distributed Transaction Coordinator


    Mengoordinasikan transaksi yang mencakup
    beberapa resource manager, seperti
    database, message queue, dan sistem
    file. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya
    adalah transaksi tidak akan muncul.

  13. DNS Client


    Resolve dan cache nama DNS, memungkinkan
    sistem untuk berkomunikasi
    dengan nama bukannya
    alamat IP. Service ini jangan dimatikan
    karena sistem nanti tidak akan bisa
    me-resolve nama dan hanya bisa
    berkomunikasi dengan alamat IP. Client
    juga tidak bisa berkomunikasi dengan
    domain controller. Service ini sebaiknya
    dijalankan karena jika dimatikan
    komputer tidak bisa me-resolve nama
    ke alamat IP.

  14. Error Reporting


    Mengumpulkan, menyimpan, serta melaporkan
    crash aplikasi ke Microsoft.
    Service ini boleh dimatikan karena error
    reporting hanya muncul jika terjadi
    kesalahan kernel dan user. Service ini
    sebaiknya dimatikan.

  15. Event Log


    Memungkinkan pesan log event dilihat
    pada Event log untuk membantu dalam
    memecahkan masalah. Service ini
    jangan dimatikan karena Adminstrator nanti tidak akan bisa melihat log,
    termasuk log sekuriti, sehingga bisa
    mempersulit diagnosis masalah dan
    mendeteksi lubang keamanan. Service
    ini sebaiknya dijalankan.

  16. Fast User Switching Compatibility


    Memungkinkan pengelolaan aplikasi
    yang membutuhkan lingkungan multiple
    user. Service ini boleh dimatikan.
    Dampaknya adalah Fast User Switching
    tidak tersedia. Service ini sebaiknya
    dimatikan dan lagi pula ia tidak bisa
    bekerja pada lingkungan domain.

  17. Help and Support


    Memungkinkan Help and Support
    Center dijalankan. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah Help and
    Support Center tidak tersedia. Service
    ini sebaiknya dijalankan.

  18. HID Input


    Memungkinkan akses ke Human Interface
    Devices (HID), yang mengaktivasi dan
    mengelola penggunaan tombol pada
    keyboard, remote control, serta perangkat
    multimedia yang lain. Service ini
    boleh saja dimatikan.
    Dampaknya adalah tombol yang dikontrol
    oleh service ini tidak akan
    berfungsi. Service ini sebaiknya dimatikan.

  19. IMAPI CD Burning ROM


    Mangatur perekaman CD menggunakan
    Image Mastering Application Programming
    Interface (IMAPI). Service ini
    boleh saja dimatikan. Dampaknya
    adalah komputer tidak akan bisa merekam
    CD. Service ini sebaiknya dimatikan,
    tetapi boleh saja dimatikan
    jika Anda tidak mempunyai drive CDRW.

  20. Indexing Service


    Mengindeks isi dan properties file pada
    komputer lokal dan remote. Service ini
    boleh dimatikan. Dampaknya adalah
    file tidak akan diindeks sehingga
    pencarian menjadi lambat karena
    pengindeksan bisa mempercepat pencarian.
    Service ini sebaiknya dimatikan,
    tetapi uninstall saja jika
    Anda tidak akan menggunakannya.

  21. Internet Connection Firewall (ICF)/
    Sharing (ICS)


    Menyediakan translasi alamat jaringan,
    resolusi nama dan/atau pencegahan
    penyusupan pada jaringan
    rumah atau kantor. Service ini boleh
    saja dimatikan. Dampaknya adalah
    service jaringan seperti Internet
    sharing, resolusi nama, alamat dan/
    atau pencegahan penyusupan tidak
    akan tersedia. Service ini sebaiknya
    dimatikan, tetapi jika Anda membagi
    koneksi Internet, Anda harus menjalankannya.

  22. IPSEC


    Menyediakan sekuriti end-to-end
    antara client dan server pada jaringan
    TCP/IP. Service ini boleh saja dimatikan.
    Dampaknya adalah sekuriti
    TCP/IP antara client dan server pada
    jaringan tidak akan mati. Service ini
    sebaiknya dimatikan, tetapi jika Anda
    terhubung melalui koneksi IPSec,
    jangan matikan.

  23. Logical Disk Manager


    Menunggu sampai ada drive baru yang
    ditambahkan dan memberikan informasi
    yang dibutuhka ke service LDM
    administrative; diperlukan untuk
    memastikan informasi dynamic disk
    dibutuhkan. Service ini boleh dimatikan.
    Dampaknya adalah drive tidak
    akan terdeteksi oleh sistem. Service ini
    sebaiknya dijalankan karena mempermudah
    penambahan drive ke sistem.
    Pada lingkungan dengan sekuriti
    sangat tinggi hal ini jangan diperbolehkan.

  24. Local Disk Manager Administrative


    Menjalankan konfigurasi pada waktu
    ada drive baru atau partisi/drive
    diubah. Service ini boleh dimatikan.
    Dampaknya bisa dibilang tidak ada;
    hanya dijalankan pada waktu dibutuhkan.
    Service ini dijalankan Local
    Disk Manager hanya jika dibutuhkan.
    Jangan dimatikan jika Local Disk
    Manager dijalankan.

  25. Machine Debug Manager


    Mengelola debugging Visual Studio.
    Service ini boleh dimatikan. Dampaknya
    adalah debugging Visual Studio
    tidak akan tersedia. Service ini sebaiknya
    dimatikan.

  26. Messenger


    Mengirim pesan net send dan Alerter
    antara client dan server. Service ini tidak
    berhubungan dengan Windows Messenger.
    Service ini boleh dimatikan.
    Dampaknya, pesan Alerter tidak akan
    dikirim. Service ini sebaiknya dimatikan.

  27. Microsoft Software Shadow Copy
    Provider


    Mengatur copy yang dilakukan service
    Volume Shadow Copy. Service ini boleh
    dimatikan. Salinan volume shadow
    tidak akan diatur. Service ini sebaiknya
    dimatikan, atau set ke Manual jika
    Anda menggunakan Windows Backup.

  28. NetMeeting Remote Desktop
    Sharing


    Memungkinkan user untuk mengakses
    komputer secara remote dengan menggunakan
    NetMeeting. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah remote
    desktop sharing tidak akan tersedia.
    Service ini sebaiknya dimatikan, tetapi
    jika Anda menggunakan NetMeeting
    jangan lakukan itu.

  29. Network Connections


    Mengatur koneksi jaringan dan dial-up untuk server, termasuk notifikasi status dan konfigurasi jaringan. Service ini
    jangan dimatikan. Konfigurasi jaringan
    tidak bisa dilakukan; koneksi baru tidak
    bisa dibuat dan service yang membutuhkan
    informasi jaringan bisa tidak
    berfungsi. Service ini sebaiknya dijalankan.

  30. Network DDE


    Menyediakan transpor dan sekuriti
    Dynamic Data Exchange (DDE) untuk
    program yang berjalan pada komputer
    yang sama atau berbeda. Service ini
    boleh dimatikan. Dampaknya adalah
    transpor dan sekuriti DDE tidak akan
    tersedia. Service ini sebaiknya dimatikan.

  31. Network DDE DSDM


    Mengatur share jaringan Dynamic Data
    Exchange (DDE). Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah share
    jaringan DDE tidak akan tersedia.
    Service ini sebaiknya dimatikan.

  32. Network Location Awareness (NLA)


    Mengumpulkan dan menyimpan konfigurasi
    dan lokasi jaringan dan memberitahu
    aplikasi pada waktu informasi
    tersebut berubah. Service ini merupakan
    bagian dari ICS. Service ini boleh
    saja dimatikan. Dampaknya adalah ICS
    dan ICF tidak akan berfungsi. Service
    ini sebaiknya dimatikan, tetapi jalankan
    jika komputer menggunakan ICS
    atau ICF.

  33. Performance Logs and Alerts


    Mengumpulkan data kinerja komputer dan
    komputer lain dan menulisnya ke log atau
    menampilkannya ke layar. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah informasi
    kinerja tidak lagi di-log atau ditampilkan.
    Service ini sebaiknya dimatikan.

  34. Plug and Play


    Memungkinkan administrator untuk mamasang
    hardware baru ke server dan dideteksi
    serta dikonfigurasi secara otomatis
    oleh server. Service ini jangan dimatikan
    karena sistem tidak akan stabil dan tidak bisa
    mendeteksi perubahan hardware. Service ini
    sebaiknya dijalankan.

  35. Portable Media Serial Number


    Menerima nomor seri media player portable
    yang dihubungkan ke komputer. Service ini
    boleh dimatikan. Dampaknya adalah content
    yang diproteksi mungkin saja tidak bisa didownload
    ke perangkat. Service ini sebaiknya
    dimatikan.

  36. Print Spooler


    Mangatur semua antrian cetak lokal dan
    jaringan dan mengontol semua tugas
    pencetakan. Service ini boleh saja dimatikan,
    tetapi komputer tidak akan bisa mencetak. Service ini sebaiknya dijalankan, tetapi matikan saja jika Anda tidak mempunyai printer.

  37. Protected Storage


    Melindungi informasi penting dari pihak
    yang tidak berkepentingan. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah informasi
    yang dilindungi tidak akan tersedia. Service
    ini sebaiknya dijalankan.

  38. QoS RSVP


    Menyediakan sinyal jaringan dan lokal,
    kontrol traffic, set-up fungsionalitas untuk
    program dan applet kontrol QoS (Quality of
    Service). Service ini boleh dimatikan, tetapi
    aplikasi QoS tidak akan berfungsi atau tidak
    bisa berfungsi secara maksimal. Service ini
    sebaiknya dimatikan, tetapi jalankan jika
    Anda menggunakan aplikasi QoS.

  39. Remote Access Auto Connection
    Manager


    Mendeteksi koneksi ke jaringan atau komputer
    remote yang tidak berhasil dan menyediakan
    metode alternatif untuk melakukan koneksi.
    Service ini sebaiknya dimatikan. Dampaknya
    adalah user harus connect ke sistem lain secara
    manual. Service ini sebaiknya dijalankan.

  40. Remote Access Connection
    Manager


    Mengatur koneksi dial-up dan virtual private
    network (VPN) dari komputer ke Internet atau
    jaringan. Service ini bisa saja dimatikan, hanya
    saja operating system nanti bisa tidak berfungsi
    dengan baik. Service ini sebaiknya dijalankan.

  41. Remote Desktop Help Session
    Manager


    Mengatur dan mengontrol Remote Assistance.
    Service ini boleh dimatikan. Dampaknya
    adalah Remote Assistance tidak akan
    tersedia. Service ini sebaiknya dimatikan.

  42. Remote Procedure Call (RPC)


    Memungkinkan proses berkomunikasi dengan
    yang lain secara internal dan melalui
    jaringan. Service ini jangan dimatikan karena
    sistem nanti tidak akan bisa boot. Service ini
    sebaiknya dijalankan.

  43. Remote Procedure Call (RPC)
    Locator


    Menyediakan layanan penamaan RPC sama seperti layanan DNS untuk IP. Service ini
    jangan dimatikan karena sistem yang menjalankan
    utiliti pihak ketiga nanti tidak akan
    bisa mene mukan informasi RPC. Komponen
    OS tidak meng gunakan service ini, tetapi
    program se perti Exchange, ya. Service ini
    sebaiknya dijalankan.

  44. Remote Registry


    Menyediakan mekanisme untuk mengatur
    registry sistem secara remote. Service ini
    boleh saja dimatikan, tetapi sistem remote
    tidak akan bisa terhubung ke registry lokal.
    Jika dimatikan bisa mempengaruhi kerja
    utitili untuk mem-patch. Service ini sebaiknya
    dimatikan, tetapi beberapa program memerlukannya
    untuk bekerja.

  45. Removable Storage


    Mengatur dan mencatat media removable
    dan mengoperasikan perangkat media
    removable. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya
    adalah program yang bergantung
    kepada removable storage, seperti Backup
    dan Remote Storage, akan bekerja lebih
    lambat. Service ini sebaiknya dijalankan.

  46. Routing and Remote Access


    Menjalankan multiprotokol LAN-ke-LAN,
    LAN-ke-WAN, dan network address translation
    (NAT) untuk client dan server. Service ini
    boleh dimatikan. Dampaknya adalah Routing
    dan Remote Access tidak akan tersedia.
    Service ini sebaiknya dimatikan, lebih baik
    lagi, jangan instalasi.

  47. Secondary Logon


    Memungkinkan dijalankannya proses di
    bawah hak akses lain. Jika service ini dimatikan,
    akses logon semacam ini tidak akan
    tersedia. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya
    adalah user tidak akan bisa menggunakan
    fi tur “Run As” untuk meningkatkan
    hak akses. Service ini sebaiknya dimatikan.

  48. Security Accounts Manager


    Menyimpan informasi account untuk sekuriti
    account lokal, yang jika dijalankan memungkinkan
    service lain mengakses SAM. Service ini
    boleh dimatikan. Dampaknya adalah service
    yang bergantung pada request ke database
    SAM tidak akan berfungsi dengan baik. Group
    Policy tidak akan berfungsi dengan baik. Service
    ini sebaiknya dijalankan. Jika Anda tidak menggunakan
    DHCP, service ini boleh dimatikan.

  49. Server


    Memungkinkan sharing resources seperti file
    dan printer. Service ini bisa dimatikan. Dampaknya
    adalah resources tidak akan bisa di-share,
    request RPC akan ditolak. Service ini sebaiknya
    dimatikan, tetapi service ini harus dijalankan jika
    komputer berbagi file dan printer.

  50. Shell Hardware Detection


    Memberikan notifi kasi untuk AutoPlay. Service
    ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah CDROM
    perangkat lain tidak akan berfungsi secara
    otomatis. Service ini sebaiknya dijalankan
    karena akan lebih mudah jika dibiarkan berjalan,
    dan resiko keamanannya kecil.

  51. Smart Card


    Mengatur akses ke smart card yang dibaca
    oleh komputer. Service ini boleh dimatikan.
    Dampaknya adalah komputer tidak akan bisa
    membaca smart card. Service ini sebaiknya
    dimatikan, tetapi jika Anda menggunakan
    smart card, jalankan.

  52. Smart Card Helper


    Menyediakan support untuk smart card
    reader generasi lama. Service ini boleh dimatikan.
    Dampaknya adalah komputer tidak
    akan bisa membaca smart card lama. Service
    ini sebaiknya dimatikan, tetapi jika Anda
    menggunakan smart card, jalankan.

  53. SSDP Discovery


    Digunakan untuk mencari perangkat UPnP.
    Bersama dengan dengan Universal Plug and
    Play Host, service ini mendeteksi dan mengonfi
    gurasi perangkat UPnP. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah komputer
    Anda tidak akan bisa menemukan perangkat
    UPnP. Service ini sebaiknya dimatikan.

  54. System Event Notification


    Digunakan untuk mencatat entri pada log
    event; memberitahu subscriber COM+
    mengenai logon dan event yang berhubungan
    dengan power. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah notifikasi
    tertentu tidak lagi berfungsi. Sebagai contoh,
    sinkronisasi tidak akan berfungsi karena
    bergantung pada informasi konektivitas
    dan notifi kasi Network Connect/Disconnect
    dan Logon/Logoff. Service ini sebaiknya
    dimatikan, tetapi biarkan berjalan untuk
    laptop yang notifi kasi power-nya diberikan
    ke user.

  55. System Restore


    Melakukan system restore, termasuk menyimpan
    checkpoint secara periodik. Service
    ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah
    pemulihan sistem tidak bisa dilakukan
    secara otomatis. Service ini sebaiknya dimatikan.
    Meskipun service ini menggunakan
    resource sistem yang lumayan, ini bisa jadi
    sangat berharga pada komputer stand alone,
    khususnya pada waktu instalasi software
    menyebabkan masalah.

  56. Task Scheduler


    Memungkinkan user untuk mengonfi gurasi
    dan melakukan penjadwalan task. Service
    ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah task
    tidak akan dijalankan pada jadwal yang ditentukan.
    Service ini sebaiknya dimatikan.

  57. TCP/IP NetBIOS Helper


    Dibutuhkan untuk distribusi software pada
    Group Policy (mungkin digunakan untuk
    mendistribusi patch) dan menyediakan
    support untuk NetBIOS over TCP/IP dan
    pencarian nama NetBIOS. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah client NetBIOS
    over TCP/IP termasuk Netlogon dan Messenger
    bisa berhenti merespon. Jika dimatikan
    juga mempengaruhi kemampuan sharing
    resources. Service ini sebaiknya dimatikan.
    Untuk jaringan kecil, service ini sangat penting
    jika Anda berbagi fi le dengan yang lain.
    Untuk jaringan besar dengan file server,
    matikan service pada desktop.

  58. Telephony


    Menyediakan dukungan Telephony API (TAPI)
    untuk client yang menggunakan program yang mengontrol perangkat telepon dan koneksi suara dengan IP. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah fungsi semua
    program yang bergantung padanya akan
    terganggu. Service ini sebaiknya dimatikan
    karena hanya diperlukan untuk menggunakan
    modem/fax modem.

  59. Telnet


    Memungkinkan remote user untuk masuk
    ke komputer dan menjalankan program;
    mendukung beragam client Telnet TCP/IP;
    termasuk komputer UNIX dan Windows. Service
    ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah
    remote user tidak bisa mengakses komputer.
    Service ini sebaiknya dimatikan.

  60. Terminal Services


    Memungkinkan user untuk terhubung secara
    interaktif ke remote komputer; Remote Desktop,
    Fast User Switching, Remote Assistance,
    dan Terminal Server bergantung pada service
    ini. Service ini boleh dimatikan. Dampaknya
    adalah remote komputer tidak bisa dihubungi
    secara interaktif. Supaya komputer tidak bisa
    digunakan secara remote, hilangkan tanda
    centang pada tab Remote di System Properties.
    Service ini sebaiknya dimatikan.

  61. Themes


    Menyediakan manajemen theme. Service ini
    boleh dimatikan. Dampaknya adalah theme
    tidak bisa digunakan. Service ini sebaiknya
    dimatikan.

  62. Uninterruptible Power Supply


    Mengatur uninterruptible power supply
    (UPS) yang terhubung ke komputer. Service
    ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah UPS
    tidak bisa berkomunikasi dengan komputer.
    Service ini boleh dimatikan.

  63. Universal Plug and Play Device
    Host


    Bersama dengan SSDP Discovery, ia mendeteksi
    dan mengonfi gurasi perangkat UPnP.
    Service ini boleh dimatikan. Dampaknya adalah
    komputer tidak akan bisa mencari perangkat
    UPnP. Service ini sebaiknya dimatikan.

  64. Upload Manager


    Mengatur transfer file asinkronus dan sinkronus
    antara client dan server. Data driver
    di-upload secara anonim dan digunakan
    oleh Microsoft untuk membantu user mencari
    driver yang dibutuhkan. Driver Feedback
    Server meminta izin client untuk meng-upload
    profi le hardware komputer dan kemudian
    mencari di Internet untuk mengetahui
    cara mendapatkan driver yang sesuai atau
    mendapatkan support. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah beberapa
    transfer tertentu tidak bisa dilakukan. Service
    ini sebaiknya dimatikan.

  65. Volume Shadow Copy


    Mengatur dan mengimplementasikan volume
    shadow copy yang digunakan untuk backup
    dan keperluan lain. Service ini boleh dimatikan.
    Dampaknya adalah shadow copy untuk
    backup tidak ada dan backup bisa gagal. Service
    ini sebaiknya dimatikan, tetapi jalankan
    jika Anda menggunakan Windows Backup.

  66. WebClient


    Memungkinkan program basis-Windows untuk
    membuat, mengakses, dan memodifi kasi
    fi le yang menggunakan Internet. Service ini
    boleh dimatikan. Dampaknya adalah fungsi
    ini tidak akan tersedia. Service ini sebaiknya
    dimatikan.

  67. Windows Audio


    Mengatur perangkat audio untuk program-
    program Windows. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah perangkat
    dan efek audio tidak akan berfungsi dengan
    baik. Service ini sebaiknya dijalankan sebab
    meskipun boleh dimatikan, tanpa service ini,
    Anda tidak akan mempunyai suara.

  68. Windows Image Acquisition


    Menyediakan layanan pengambilkan gambar
    untuk scanner dan kamera. Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah program yang
    membutuhkan gambar, seperti Windows
    Movie Maker tidak akan berfungsi dengan
    baik. Service ini sebaiknya dijalankan. Beberapa
    scanner dan kamera memerlukan service
    ini. Jika Anda tidak mempunyai scanner atau
    kamera, Anda bisa mematikannya.

  69. Windows Installer


    Memasang, mengubah, dan menghapus
    aplikasi yang disediakan dalam bentuk
    Windows Installer (*.msi). Service ini boleh
    dimatikan. Dampaknya adalah user tidak
    bisa lagi menginstalasi progam atau menggunakan
    Add/Remove Programs. Service ini
    sebaiknya dijalankan.

  70. Windows Management
    Instrumentation (WMI)


    Menyediakan informasi manajemen sistem;
    diperlukan untuk mengimplementasikan
    alert kinerja menggunakan Performance
    Logs and Alerts. Service ini jangan dimatikan
    karena nanti informasi manajemen sistem
    dan kinerja tidak akan tersedia. Service ini
    sebaiknya dijalankan.

  71. WMI Driver Extensions


    Memonitor semua driver dan event yang
    memberikan informasi Windows Management
    (WMI) atau event. Service ini boleh
    dimatikan, dan dampaknya adalah hanya
    untuk eksension WMI. Service ini sebaiknya
    dijalankan.

  72. Windows Time


    Menggunakan NTP supaya komputer di
    domain sinkron. Service ini boleh dimatikan.
    Dampaknya adalah sinkronisasi waktu
    tidak akan dilakukan. Service ini sebaiknya
    dijalankan.

  73. Wireless Zero Configuration


    Mengonfi gurasi kartu jaringan WiFi (802.11)
    secara otomatis. Service ini boleh saja dimatikan.
    Dampaknya adalah Anda harus mengonfi
    gurasi wireless secara manual. Service
    ini sebaiknya dimatikan, tetapi jalankan jika
    Anda menggunakan wireless.

  74. WMI Performance Adapter


    Menyediakan kumpulan informasi kinerja
    dari Windows Management Instrumentation
    (WMI) ke client. Service ini boleh saja dimatikan
    karena hanya berjalan jika Performance
    Data Helper diaktifkan. Service ini sebaiknya
    dijalankan.

  75. Workstation


    Menyediakan koneksi jaringan dan komunikasi
    dengan menggunakan layanan Micorosft
    Network. Service ini boleh dimatikan.
    Dampaknya adalah komputer tidak akan bisa
    lagi terhubung ke resource Remote Host. Service ini sebaiknya dijalankan.

Sumber:
“Know How majalah PC MEDIA edisi 3 dan 4 th.2006”






Tinggalkan komentar, isi nama dan alamat web anda, email (Surel) tidak wajib diisi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s